Artikel Kegiatan Pembersihan Sampah di Aliran Sungai Magersari (Kedawungkulon)

1 min


Para anggota Pramuka Saka Bahari, dan Warga Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan melakukan kerja bakti di aliran Sungai Magersari, pada Rabu (11/11/2020). Seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini, Sungai tersebut banyak di penuhi oleh sampah.

  • Grati, 11 November 2020

Tumpukan sampah tersebut berasal dari ranting-ranting bambu yang mengering, dan kebanyakan berasal dari sampah limbah rumah tangga. Seperti: pampers (popok bayi), stylefoam, bekas kemasan makanan ringan hingga kasur. Belum lagi akibat sedimentasi yang dapat menyebabkan terganggunya aliran sungai, berupa meningkatnya aliran permukaan dan menurunnya permukaan air tanah, meluasnya lahan kedap air, yang ditandai dengan gejala akan mudah banjir ketika musim hujan, terjadi kekeringan dan pendangkalan ketika musim kemarau. Sungai yang tercemari oleh sampah dapat menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu estetika, juga menjadi perkembang biakan vektor dan hewan pengerat.

 

Menurut warga sekitar, tumpukan sampah di aliran Sungai Magersari berasal dari hulu sungai yang tersangkut di jembatan. Jadi, sampah tersebut sudah menjadi pemandangan rutin warga sekitar jembatan Magersari.

Sering juga terjadi bencana Banjir di sekitar aliran sungai, akibat ulah dari warga sendiri yang kurang nya pemahaman akan dampak pencemaran lingkungan. Dampak langsungnya menurunkan kualitas lingkungan. Dan dapat menimbulkan efek pada biota maupun kesehatan manusia. Namun, kejadian tersebut belum sepenuhnya menyadarkan warga sekitar untuk melestarikan dan menjaga lingkungan agar tidak tercemar. Sampah tidak hanya menyebabkan banjir, tapi juga dapat merusak ekosistem air. Hal tersebut dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan Ecoton, dengan membedah lambung 168 ikan yang ditangkap di Sungai Surabaya, ditemukan mikroplastik pada semua lambung ikan tersebut. Mikroplastik, yang tidak terlihat secara kasat mata, sangat berbahaya karena tidak hancur ketika dicerna.

  • Potret Rekan-rekan anggota saka bahari bersama warga sekitar berupaya membersihkan aliran sungai

Dapat dilihat dari gambar di atas, pembersihan sungai dilakukan oleh anggota saka bahari, warga sekitar, dan relawan. Kemudian sampah-sampah yang sudah di bersihkan diangkat dan diletakkan di pinggir sungai untuk di bakar.

Kepala desa kedawung kulon mengatakan, sampah kiriman itu bisa menyebabkan penyumbatan aliran sungai yang akhirnya dapat menyebabkan banjir ketika debit air sedang tinggi. “Ketika musim hujan tiba, Pemkab Pasuruan biasanya meminjamkan 1 eskavator untuk membantu warga mengeruk sampah akibat banjir.” Ujar Sugiyanto (Kades Kedawung kulon). Selain dapat menimbulkan banjir, bau yang di hasilkan oleh sampah disungai tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan

  • HASIL KERJA BAKTI YANG DILAKUKAN ANGGOTA SAKA BAHARI BESERTA WARGA DI ALIRAN SUNGAI MAGERSARI SETELAH DI BERSIHKAN

DAFTAR PUSTAKA

 

Judul: Kegiatan Membersihkan Sungai di Aliran Sungai Magersari

Penulis: Saka Bahari

Waktu Akses: 19 November 2020

URL: https://www.wartabromo.com/2020/11/11/sampah-menumpuk-di-sungai-rejoso-mulai-bambu-hingga-kasur/

 

Saka Bahari (2020, 19 November) Kegiatan Membersihkan Sungai di Aliran Sungai Magersari

Di akses pada 19 November 2020, dari https://www.wartabromo.com/2020/11/11/sampah-menumpuk-di-sungai-rejoso-mulai-bambu-hingga-kasur/

 


guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Yuk berikan tanggapan komentar dari postingan ini.x
()
x
Choose A Format
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Meme
Upload your own images to make custom memes
Gif
GIF format