Bakti SAKA Terhadap Masyarakat Diera Pandemi

Pramuka Saka Bakti Husada merupakan kegiatan dibidang kesehatan, yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan bersama Kwartir Nasional Gerakan Praja Muda Karana (Kwarnas Pramuka) pada 17 Juli 1985. Anggotanya adalah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang telah mendapatkan pembinaan di Pangkalan serta memiliki pengetahuan dan wawasan dalam bidang kesehatan.Tujuan utama dibentuknya Saka Bakti Husada adalah menciptakan kader pembangunan bidang kesehatan, yang membantu mewujudkan norma hidup sehat untuk semua anggota gerakan Pramuka dan lingkungan masyarakat.

Dalam melaksanakan peran sertanya untuk pencegahan penularan Covid-19, anggota Saka Bakti Husada diharapkan dapat melakukan upaya mengajak dan menggerakkan kelompok sebayanya serta masyarakat, agar dapat melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), membiasakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), jaga jarak, pakai masker hingga kegiatan kebersihan lingkungan

Saka Bakti Husada tentu memiliki peran penting untuk mewujudkan para kader kesehatan yang lebih inovatif dan kreatif dalam membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di kehidupan sehari-hari. Sehingga kehadirannya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat

Saka Bakti Husada juga memiliki peran penting dan strategis dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 serta dalam persiapan masa adaptasi kebiasaan baru. Artinya diharapkan dapat menjadi contoh, penyambung informasi, edukator dan pendamping di masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Selain itu juga diharapkan kedepan optimalisasi pembinaan dan pengembangan Saka Bakti Husada dapat dilakukan secara terus menerus dan terintegrasi dengan melibatkan banyak pihak.

Dalam pelaksanaannya, Saka Bakti Husada kota Madiun memberikan edukasi tentang pencegahan Covid-19. Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus severe acute respiratiory syndrome coronavirus 2(SARS-CoV-2). Covid-19  dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, mulai dari gejala yang ringan seperti flu, hingga infeksi paru-paru, seperti pneumonia.

Kasus pertama penyakit ini terjadi di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Setelah itu, Covid-19 menular antarmanusia dengan sangat cepat dan meyebar ke puluhan Negara, termasuk Indonesia, hanya dalam beberapa bulan.

Sampai saat ini, belum ada vaksin yang terbukti aman dan efektif sepenuhnya untuk mencegah infeksi virus Corona. Oleh sebab itu, cara pencegahaan yang terbaik adalah dengan menghindari factor-faktor yang bisa menyebabkan anda terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Terapkan physical distancing.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alcohol minimal 60%.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung seblum mencuci tangan.
  • Tingkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
  • Hindari kontak dengan penderita COVID-19.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuuk dan bersin.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Namun, dalam pelaksanaan Saka (Satuan Karya) juga berperan aktif melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial dan pembangunan masyarakat. Semangat sosial ini diharapkan tetap berkibar dan ditingkatkan khususnya dalam rangka membantu penanggulangan Covid-19.

Karena adanya pandemi, kegiatan Saka Bakti Husada mengalami sedikit kendala dikarenakan harus dikuranginya kegiatan yang melibatkan tatap muka atau berkumpul di lapangan. Ketika kegiatan tatap muka diperbolehkan kembali oleh Pemerintah dan tetap mengikuti protocol kesehatan maka Kegiatan Saka Bakti Husada dimulai dengan cara membagikan masker kain kepada masyarakat diluar.

Untuk lebih baik yaitu bagaimana cara kita mengisi kekosongan kegiatan tersebut dengan hal – hal yang berguna misal berbakti sosial, memberikan arahan divia website. Karena banyak masyarakat yang memiliki handphone/media sosial edukasi melalui internet menjadi penting dan mudah. Tidak memerlukan biaya yang banyak dan efektif, karena anak muda zaman sekarang lebih menyukai membaca artikel/berita di medsos daripada buku

Biodata Penulis

 

  1. Nama             : Dilla Hasceva Cahya Febita

Golongan                    : Penegak Laksana

Kwartir Cabang          : Kota Madiun

Asal Saka                    : Bakti Husada

Pangkalan                   : Dinas Kesehatan Kota Madiun

  1. Nama : Roberto Martha Kusuma

Golongan                    : Penegak Laksana

Kwartir Cabang          : Kota Madiun

Asal Saka                    : Bakti Husada

Pangkalan                   : Dinas Kesehatan Kota Madiun


Like it? Share with your friends!

Dilla Hasceva

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Yuk berikan tanggapan komentar dari postingan ini.x
()
x
Choose A Format
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Meme
Upload your own images to make custom memes
Gif
GIF format
Send this to a friend