SAKA PARIWISATA BERGERAK untuk NEW NORMAL

2 min


(12/8) Sekolompok remaja peduli pariwisata Pacitan kembali memberikan baktinya. Kegiatan yang dilakukan oleh Saka Pariwisata Pacitan tergolong menjadi aktivitas yang strategis. Pantai Pancer Door menjadi pilihan untuk melaksanakan kegiatan Clean Up Pantai Pancer dan Sosialisasi kepada pengunjung di tempat.

Kegiatan yang dilaksanakan bukan hanya menjadi semata menunjukkan bakti, namun juga kepedulian saka pariwisata terhadap dibukanya kembali wisata di Pacitan masa pandemi. Pemerintah sudah merencanakan pembukaan pariwisata di Pacitan sebagai respon dari kebijakan New normal sejak 28 Mei 2020. Selain itu, melihat bahwa sumber pendapatan Pacitan berasal dari sector pariwisata dan dengan adanya kebijakan tersebut, ekonomi di Pacitan bisa pulih kembali meskipun belum total. Pembukaan tempat wisata dibuka bertahap tanggal 11 Agustus 2020 yaitu Pantai Teleng Ria dan Beiji Park kemudian diikuti Pantai Pidakan, Pantai Klayar, Pantai Watu Bale, Pantai Soge, Pantai Watu Karung, dan Pantai Pancer Door.

Dikutip dalam artikel Kompas.com, Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Pacitan, Andi Faliandra mengimbau agar wisatawan rombongan untuk tidak berkunjung ke wisata yang memiliki risiko tinggi terjadi penularan Covid-19 seperti goa-goa. Maka dari itu, uji coba pembukaan wisata dimulai dari panta-pantai yang memiliki wilayah luas.

Melihat adanya keputusan tersebut, Saka Pariwisata Pacitan bergerak untuk memberikan sosialisasi kepada pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tempat wisata. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi ajang bagi anggota saka pariwisata di Pacitan untuk memberikan praktik Krida Penyuluh Wisata, pengimplikasian seorang saka pariwisata yang peduli wisata. Kegiatan ini juga kembali bertepatan dengan adanya Promosi Saka Kwartir Cabang Pacitan sehingga anggota saka pariwisata semakin bersemangat melakukan bakti untuk menunjukkan eksistensi saka.

Pemerintah memberlakukan protokol kesehatan sebelum memasuki kawasan wisata, seperti pengecekan suhu dan cuci tangan sebelum masuk. Saka Pariwisata Pacitan mendekat ke Pantai Pancer Door untuk membersihkan sampah di bibir pantai. Sampah tersebut kemudian dikumpulkan untuk dibuang di tempat pembuangan sampah. Setelah kerja bakti, sosialisasi dilakukan kepada pengunjung di tempat yang terlihat tidak mematuhi protokol kesehatan.

Kegiatan di awali dengan berdoa bersama agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar. Acara selanjutnya yaitu Clean Up kawasan pantai. Sampah-sampah yang terlalu banyak berserakan di bibir pantai akan menganggu kenyamanan pengunjung sehingga perlu dibersihkan. Bukan hanya Saka Pariwisata Pacitan saja, tapi beberapa orang dengan sukarela ikut membantu. Hal ini membuktikan bahwa masih ada masyarakat yang juga peduli dengan kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar, terutama kawasan Pantai Pancer Door.

Setelah Clean Up selesai dilaksanakan, anggota Saka Pariwisata Pacitan bergerak mendekati pengunjung untuk memberikan pengenalan mengenai protokol kesehatan apa saja yang harus diterapkan di tempat wisata. Sesuai dengan himbauan pemerintah untuk menerapkan 3M, hal itu juga masih berlaku ketika masyarakat Pacitan ingin berlibur di masa pandemi, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Tujuannya, untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19. Bukan hanya mengenai pematuhan kebijakan baru tentang new normal, namun juga mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di tempat wisata. Tidak terlalu mendekat ke arah pantai karena berisiko terkena ombak besar, tidak membuang sampah di kawasan wisata, serta tetap meningkatkan pengawasan apabila mengajak anak kecil di pantai.

Pengunjung yang datang di pantai menyambut imbauan saka pariwisata yang melakukan sosialiasi dengan tangan terbuka. Hal ini menunjukkan kalau masyarakat Pacitan masih memiliki kepedulian.

Nah, bagi masyarakat luar daerah atau dalam daerah yang berminat untuk berkunjung ke tempat wisata di Pacitan masa New normal, diingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, ya? Covid-19 masih ada penyebarannya sehingga dari diri kita sendiri juga harus ada kesadaran untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Mari berwisata sehat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan!

Salam Pariwisata! Wonderful Indonesia!

 

DAFTAR PUSTAKA

Kompas.com. (2020, 25 Oktober). Asyik, Seluruh Tempat Wisata di Pacitan Sudah Buka. Diakses 25 November 2020, dari https://amp.kompas.com/travel/read/2020/10/25/190700327/asyik-seluruh-tempat-wisata-di-pacitan-sudah-buka

Bandungcreavityforum.wordpress.com. (2011, 8 September). Artikel Singkat & Liputan Foto Kegiatan Bebersih, Berbenah & Babaktos Hutan Babakan Siliwangi. Diakses 25 November 2020, dari https://bandungcreativecityforum.wordpress.com/2011/09/18/artikel-singkat-liputan-foto-kegiatan-bebersih-bebenah-babaktos-hutan-babakan-siliwangi/

Detiknews. (2020l 28 Mei). Pariwisata Pacitan Bakal Buka Selama New Normal, Ini Skema yang Dilakukan. Diakses 25 Noember 2020, darihttps://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5032169/pariwisata-pacitan-bakal-buka-selama-new-normal-ini-skema-yang-dilakukan/

 

 

BIODATA DIRI

Nama                           : Salsabila Imaya Putri

TTL                             : Pacitan, 30 Oktober 2002

Jenis kelamin               : Perempuan

Agama                         : Islam

Hobi                            : Bermain dan mendengarkan musik, membaca novel

Asal sekolah                : SMAN 1 Pacitan

Alamat rumah             : Jalan W. R. Supratman 21, Lingk. Teleng, Kel. Sidoharjo, Kec. Pacitan, Kab. Pacitan, Jawa Timur

No. handphone            : 085935296623

Email                           : [email protected]

 

 

 

 


guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Yuk berikan tanggapan komentar dari postingan ini.x
()
x
Choose A Format
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Meme
Upload your own images to make custom memes
Gif
GIF format